Tasykil Ikatan Pelajar Persis

Pimpinan Daerah Tasikmalaya Masa Jihad 2016 - 2017 | Ar-Rasikhuna Fil Ilmi !

Tasykil Ikatan Pelajar Persis Putri

Pimpinan Daerah Tasikmalaya Masa Jihad 2016 - 2017 | Ar-Rasikhuna Fil Ilmi !

Afwan

Afwan

Afwan

Afwan

Afwan

Afwan

Jumat, 28 Maret 2014

Manfaatkan Waktu!

Sedang liburan? Istirahat? Atau sedang menunggu kerjaan berikutnya untuk dikerjakan?

Ust. Shiddiq Amien pernah berpesan :
"Jika kita menghadap ke Barat, maka kita akan membelakangi Timur"

Bingung maksudnya?

Memang benar kan? Ketika kita menghadap ke barat, otomatis kita membelakangi timur. Sebaliknya, ketika kita menghadap timur, kita membelakangi barat.

jam analog saku klasik
Memanfaatkan Waktu
Ibaratkan barat adalah kegiatan positif, dan timur adalah kegiatan negatif. Apabila kita disibukan dengan kegiatan-kegiatan positif, seperti shalat Dhuha saat waktu istirahat, kita akan terhindar dari segala aktivitas yang negatif. Inilah salah satu trik untuk menutupi celah masuknya bisikan setan kepada diri kita.


Allah SWT telah berfirman


وَالْعَصْرِ 
إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ 
إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 
"Demi Masa - Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian - Kecuali orang-orang yang beriman, dan saling menasehati akan kebenaran, dan saling menasehati akan kesabaran."
Al - Ashr | 1-3

Pada dasarnya, semua manusia itu akan rugi. Mereka yang menyia-nyiakan waktu yang telah Allah berikan di dunia ini. Penyesalan mereka kelak di akhirat tidak akan berguna. Mereka akan berkata kepada Allah, 'Kembalikan kami ke dunia Ya Allah, kami akan berbuat kebaikan'. Ada juga yang berharap, 'Lebih baik aku menjadi tanah saja daripada menjadi manusia'. Namun, semua itu hanyalah angan-angan, tak akan pernah terkabulkan.

Berbeda dengan orang yang memanfaatkan waktu. Mereka selalu berpikiran visioner dan optimis. Tidak perlu menyesali apapun yang terjadi di dunia ini, namun mereka berusaha untuk menjadi yang terbaik, selalu mengajak yang ma'ruf dan mencegah kemungkaran. Menjadi Agent of Change, itulah seorang muslim sebenarnya.



Oleh : Fachry Ahmad | Bid. Komunikasi & Informasi IPP Tasikmalaya

Sabtu, 15 Februari 2014

ROFI I - 2014

Assalamu 'alaikum sobat! :D Balik lagi niih ke blognya IPP-IPPi.... Ada kabar baik nih sob, IPP - IPPi PD. Tasikmalaya sudah mengadakan ROFI I nih, dengan sukses. Itu tuh, acara pengkaderan santri-santri mu'alimien untuk bisa menjadi anggota IPP - IPPi, khususnya Pimpinan Daerah Tasikmalaya.

ROFI I tahun ini dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Februari sampai 21 Februari 2014, yang berlokasi di Gedung Serba Guna (GSG) Aminullah, Pesantren Persatuan Islam 67 Benda.

Selain itu, acara ROFI I kali ini menghadirkan pemateri -pemateri spesial, diantaranya :
  • Ust. Arif Rahman Hakim, Lc, M.Ag 
  • Ust. Drs. Uu Suhendar, M.Ag
Untuk dokumentasi foto, silahkan cek di Grup FB IPP - IPPi Tasikmalaya... :)

Selasa, 26 November 2013

TIPS (Temu Ilmiah Pelajar Muslim)


      TIPS (Temu Ilmiah Pelajar Muslim)


Waktu                     : Kamis 02 januari 2014 pukul 08.00 s/d 12.00 (dilanjut perlombaan).

Tempat & alamat    : Gedung AHC (aulia hall center) Jln. Letnan Harun (depan Kapolresta Tasikmalaya) searah balekota.

Konten Acara           : Seminar (Pak Tatan Ahmad Santana dan Ustadz Arif Rahman Hakim), Games, Door Prize, Pertandingan Futsal (Antar PD), Launching Film Sang Pendakwah.

Perserta                  : MA, SMA atau sederajat (Seluruh Ormas Pelajar Indonesia)

)* + sertifikat & konsumsi.
Daftar langsung pada hari H dengan delegasi masing-masing.
info lanjutan silakan langsung ke Contac Person

Rabu, 16 Oktober 2013

Semilir Do'a untuk Beliau



Saudara seikhwan sekalian, kita do'akan ikhwan kita sebagai Ketua Umum PP. Ikatan pelajar Persatuan Islam berangkat ke mesir dalam rangka pertukaran pelajar selama satu semester. Beliau berangkat pada tanggal 15 oktober 2013. Beliau menjadi perwakilan universitasnya dalam pertukaran pelajaran mesir indonesia.
Mudah-mudahan beliau diberikan kemudahan dan diberikan keselamatan... Amien..

بارك الله فيه.....

Selasa, 17 September 2013

Pakaian Ala Miss World, Hijaber dan Muslimah Sejati


Oleh : Husna Hisaba Kholid

“Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat” Q.S Al-Araf :26 

“Wanita Sexy itu Hot sedangkan wanita berhijab rohani dan jasmani itu beautiful, itulah sebabnya neraka itu hot dan surga itu beautiful” 

Secara lahir perangai seseorang akan terlihat pada cara berpakaiannya. Seseorang yang berpakaian polisi, perawat, hingga pejabat ia mesti menyesuaikan pakainnya itu dengan tingkah laku yang sesuai dengan pakaian yang dikenakannya. Karena pakaian seseorang itu akan mencerminkan kepribadiannya sendiri. 

Selain mencerminkan kepribadian, pakaian juga memberikan informasi tentang pergaulan seorang manusia dalam berteman. Seseorang yang memakai pakaian perawat menunjukan ia bersedia banyak bergaul dengan orang-orang yang sesuai dengan pakaiannya yaitu seorang perawat. Begitu pula pakaian-pakaian yang lainnya.

Seiring berkembangnya dunia mode bagi bangsa yang berperadaban maju, pakaian tidak hanya sebagai penutup bagian tubuh tertentu dan pelindung tubuh saja, namun berfungsi pula sebagai penghias lahir agar terlihat cantik ataupun tampan. Namun, sayangnya ada satu pakaian yang sering terlupakan oleh seorang manusia pada zaman kali ini dengan maraknya model pakaian dalam berbagai bentuk, warna, corak, dan bahan, yaitu pakaian rohani.

Dalam surat Al-Araf ayat 26 Al-Quran mendidik manusia untuk berpakaian itu tidak hanya pada jasmani saja. Namun, Al-Quran menjelaskan bahwa pakaian yang paling penting ialah pakaian rohani yang disebut dengan pakaiantaqwa. Setidaknya dalam ayat tersebut terdapat tiga macam kesadaran dalam berpakain sebagai berikut. 

Pakaian sebagai penutup aurat (Respon Hijab ala Miss World) 
Dalam ayat tersebut Allah swt. Menggunakan kata “Wahai bani adam” tidak menggunakan kata “wahai orang-orang yang beriman”. Ustadz E. Abdurrahman mengatakan tentang hal ini “dipergunakan panggilan terhadap manusia dengan kata-kata tersebut oleh Allah menyatakan bahwa manusia itu bukan keturunan binatang seperti kera dan semacamnya, tetapi keturunan adam” (Risalah Wanita hal, 176). Inilah yang membedakan binatang dengan manusia dimana manusia merasa malu jika auratnya tersingkap, sedangkan binatang tidak. bahkan telanjang bulat sekalipun. Peradaban manusia mana yang tidak membutuhkan pakaian sebagai penutup tubuhnya?. Herannya di negeri kita kali ini sebagian masyarakat lebih senang dengan budaya pakaian barat yang semakin menelanjangi manusia. Terlebih, kenyataan miris ini disusul dengan diberikannya izin pelaksanaan Miss World 2013 yang akan diselenggarakan di Bali pada tanggal 28 september dalam rangka mengeksploitasi keindahan ciptaan Allah SWT dan menjadikan martabat seorang wanita itu murah dan hina. Wanita direndahkan dan dihinakan layaknya binatang tak malu untuk berpakaian. Jika menutup perhiasan wanita ini adalah sebagai kesadaran manusia paling dasar dalam berpakaian, lalu dimanakah letak kesadaran manusia yang rela dengan begitu saja membuka auratnya dihadapan masyarakat luas? Sepertinya hanya Miss World dan Manusia yang sudah kehilangan akalnya saja yang rela seperti itu. Lihatlah, betapa agungnya Islam memuliakan harkat martabat seorang wanita dengan melindungi keindahan perhiasannya dengan hijabnya.